| |
| sumber: instagram |
Para
pemilik atau pengoleksi kucing dan anjing selalu berdebat tentang kelebihan
masing-masing peliharaan mereka. Ada yang mengatakan jika memelihara anjing
maka mereka mempunyai teman untuk jalan-jalan di sore hari, sebagian yang lain
mengatakan bahwa memelihara kucing akan lebih menyenangkan karena kucing suka
tidur, dan mereka tidak perlu untuk menghabiskan waktu untuk bermain dengan
peliharaan mereka. Namun
di kutip dari news.nationalgeographic.com (10/12/2017), mengatakan bahwa
ternyata anjing memiliki jumlah neuron di cortex mereka dua kali lebih besar
dari pada pada kucing. Cerebral cortex atau korteks otak besar adalah sel otak
yang bertanggungjawab dalam proses berpikir, berencana dan bertingkah laku.
Untuk
sementara temuan ini di terima untuk di publikasi dan akan di pubklikasikan
dalam jurnal frontiers pada Neuroanatomy. Banyak yang berkontribusi dalam
penemuan ilmiah tersebut diantaranya adalah brasil dan afrika. Salah
satu penulis penelitian tersebut adalah suzana Herculano-Houzel, dia adalah
seorang dosen psychology danbiology di universitas Vanderbilt. Para peneliti
ini meneliti ukuran otak dari berbagai macam hewan mamalia seperti kucing,
anjing, beruang dan singa.
Menurut
jurnal ini, hewan-hewan ini memiliki ketertarikan sendiri untuk diteliti karena
hewan ini harus membuat strategi untuk bertahan hidup. Hal ini karena tingginya
tingkat dan jumlah sel saraf hewan tersebut.
Hasil
penelitian ini mengatakan bahwa jumlah sel saraf anjing sebesar 620 juta sel
saraf dan pada kucing 250 sel saraf. Ini menunjukkan bahwa kucing lebih rendah
tingkat kecerdasannya di bandingkan dengan kucing. Akan
tetapi, peneliti tersebut mengklarifikasi bahwa temuan tersebut tidak akan
mengurangi perdebatan antara kucing dan anjing yang selama ini selalu di
perdebatkan.
Comments
Post a Comment